Chapter 21

1016 Kata

Pagi ini, ada yang berbeda dari diri Arslan. Entah kenapa tiba-tiba tubuhnya terasa lemas, bahkan dari semalam sudah berkali-kali dirinya mengalami mual. Bukan hanya itu, kepalanya rasanya sangat penting dan hidungnya seolah sensitif terhadap semua bau. Yang lebih parahnya, ia tiba-tiba benci dengan bau parfumnya sendiri. Ya Tuhan, padahal parfum itu harganya sama dengan satu buah mobil. "Kau kenapa?" tanya Alesa. Wanita itu segera masuk kedalam kamar sang kakak ketika mendengar suara orang yang sedang memuntahkan sesuatu. "Tidak tahu kenapa, tubuhku sangat lemas sekali. Owh, kau pakai parfum apa ini? Kenapa baunya tidak enak? Seperti kotoran binatang." celetuk Arslan yang langsung mendapatkan cubitan dilengannya dari Alesa. "Mulut mu ya kak, parfum ku ini mahal ya." "Ya ya terserah m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN