Calon Kakak Ipar

1253 Kata

Setelah menghabiskan waktu untuk mengobrol di taman rumah sakit, Nayyara dan Hazig pulang bersama. Nayyara menengok ke arah Hazig yang masih tersenyum karena wanita itu bersedia membuka hatinya kembali. Itu berarti dia akan punya kesempatan untuk bertahta di hati wanitanya, kan? "Dari tadi senyum-senyum mulu! Kamu gak lagi kesurupan, kan?" Hazig langsung menoleh ke arah Nayyara lalu mengedipkan matanya sebelah. Nayyara mencebik. "Gak usah genit!" ujar Nayyara ketus. "Aku genitnya cuma sama kamu, Nay. Kamu calon istriku," sahut Hazig. "Ck! Rasa percaya diri Anda tinggi sekali, Tuan! Lagi pula aku belum menerimamu, kan? Jadi ya masih ada peluang bagi pria lain untuk bersaing denganmu," ujar Nayyara santai. Hazig kembali fokus pada jalanan hingga mobil harus berhenti karena sedang lampu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN