Saat Hazig Cemburu

1674 Kata

Nayyara menatap kurang minat pada skripsi salah satu mahasiswa bimbingannya. Skripsi itu telah ia periksa, namun ia masih belum bisa membiarkan mahasiswa itu maju untuk ujian. "Banyak sekali typo dalam skripsimu. Bagaimana mungkin saya mau membiarkan kamu ujian di saat banyak kesalahan seperti ini? Di bab tiga terdapat kesalahan yang paling banyak. Ingat, kamu harus memperbaikinya sebelum maju ujian! Padahal saya suka dengan penelitianmu ini karena baru kamu yang berani melakukannya. Jadi, sebelum konsultasi berikutnya, pastikan dulu tidak ada lagi typo di dalamnya. Bisa dipahami, Dani?" "Saya paham, Bu. Maafkan kesalahan saya, Bu. Saya janji akan memperbaikinya," sahut mahasiswa tersebut. Nayyara mengangguk. Lalu ia mengeluarkan sebuah kamus bahasa Arab cukup tebal. "Semua penjelasan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN