Nayyara yang baru selesai berpakaian dibuat terkejut dengan suara bel yang berbunyi berulang-ulang. "Siapa sih! Gak sopan banget!" gerutunya. "Siapa, Sayang?" tanya Hazig dengan setengah berteriak karena baru saja masuk ke kamar mandi. "Gak tahu! Ini baru mau aku buka!" ucap Nayyara dengan setengah berteriak pula. Dengan kesal, ia memakai jilbabnya lalu bergegas membuka pintu dan bersiap hendak memukul orang yang sudah memencet bel berkali-kali di jam enam pagi. "Hai, Nay! Morning, Babe!" Nayyara menatap datar sahabat kurang ajarnya yang kini melompat girang lalu segera memeluk tubuhnya. "Harusnya tadi gue ambil payung sebelum buka pintu," ujar Nayyara datar. "Payung? Buat apa? Di luar gak hujan kok," jawab Felisha polos. "Buat mukul kepala lo!" sungut Nayyara. "Nay, kita baru ke

