Azan Subuh yang terdengar merdu membangunkan Nayyara terlebih dahulu. Matanya terbuka perlahan lalu memperhatikan cairan infus Mirza yang tinggal sedikit lagi. Ia berdiri lalu membangunkan Keyra untuk salat Subuh, akan tetapi Keyra menjawab kalau dia sedang datang bulan. Nayyara pun keluar dan melihat Fahri yang baru saja terbangun. "Mau ke masjid?" tanya Nayyara. Fahri mengangguk. "Keyra mana? Gak salat?" "Katanya tidak. Aku biarkan saja dia tidur lagi," ungkap Nayyara. "Baiklah, aku pergi dulu. Sekalian aku beli bubur ayam untuk kita sarapan," pamit Fahri. "Oke." Setelah Fahri pergi, ia tidak langsung masuk. Ia pergi ke nurse station untuk meminta tolong perawat jaga untuk menggantikan botol cairan infus Mirza. *** Hazig tiba di rumah sakit saat Nayyara, Keyra, dan Fahri sedang

