30 : Putri Tidur

3660 Kata

Khalilla masih setia menutup mata indahnya meskipun bias cahaya mulai mengintip disela gorden kamar. Setelah melaksanakan sholat subuh, ia langsung mengurung diri dalam selimut. Cuacanya memang cukup dingin saat itu dan matanya masih membutuhkan lelap. Jangan salahkan Khalilla yang menekuni kemalasannya ini. Ia hanya merasa seperti jablai sejak beberapa hari terakhir karena tak ada badan lain yang harus diurus. Gadis yang masih menikmati libur panjangnya ini sudah hampir lima hari ditinggal pergi oleh seseorang yang berani mengajaknya menikah beberapa bulan yang lalu itu. Pria mata birunya sedang berada di Palembang untuk keperluan menjemput Dani. Itulah yang dikerjakan Eza dan sahabat se-kadalnya---Willy. Keduanya sepakat menemui Dani setelah mengetahui di mana pria itu berada dari Kha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN