Kerja Sama Yang Solid

1737 Kata

“Dira …!” panggil Maya kembali. Tentu saja mendengar namanya kembali dipanggil oleh mama mertuanya membuat tubuh Dira semakin gemetar karena ketakutan. Ia tidak tahu harus memberikan alasan apa karena ada Avan di dalam kamarnya. Melihat perempuan yang ada di hadapannya tampak terlihat ketakutan membuat Avan pun bergegas berjalan berniat untuk membuka pintu setelah memberikan alat pengering rambut kepada Dira terlebih dahulu. Namun, baru saja tubuhnya berbalik, pakaiannya sudah dicekal oleh Dira. “Kak …,” lirih Dira. Tatapan perempuan itu tampak sudah menunjukkan rasa putus asa. Melihat itu mana mungkin Avan tega. Pria itu kemudian memegang tangan Dira berniat untuk melepaskannya. Tak lupa pria itu juga memberikan senyum lembutnya. “Tenanglah, serahkan semuanya sama Kakak!” jawab

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN