Diruangan yang lumayan besar. Kini seorang wanita tengah berbincang dengan banyaknya mata mata yang ia sewa. Ada sekitar 20 mata mata disini. Banyak dibandingkan dengan agen rahasia Panji dan Sergio. "Saya mau kalian intai wanita di poto ini." Wanita itu menyerahkan poto Dinda. Begitu banyak dengan gaya yang sama. 20 mata mata itu lelaki semua. Hanya ia sendiri yang wanita disini. Pria itu saling pandang dengan temannya saat menatap wajah cantik dinda yang begitu menggoda bagi mereka. "Adinda rawnie. Mata mata Panji sudah menyebar dimana mana. Jangan sampai tertangkap. Dan tangkaplah mata mata Panji. Kita akan buat kasus kematian berantai atau kematian bayar." wanita itu tersenyum licik dan menatap 20 pengawalnya ini yang tersenyum licik juga. "Jangan macam macam sama Panji! Tapi

