Dave dan Adeline duduk bersama di satu sofa namun masih saling diam. Hanya ada suara petir yang menyambar dan derasnya hujan yang mengisi keheningan. Keduanya seolah sibuk dengan pikiran masing-masing. "Listriknya mati?" Hah? Dave mendongak saat akhirnya Adeline berkata sesuatu. Adeline menghela napas lalu menatap pria yang masih berstatus sebagai suaminya itu. "Listrik di rumahku mati. Aku ke sini ingin minta tolong pada Laks tapi__" Adeline menghentikan perkataannya lalu menunduk diam. Dave berdehem, ia tahu apa yang terjadi selanjutnya. Entah Dave harus merasa sedih atau senang. Sedih karena rencananya belum berjalan tapi sudah ketahuan atau senang karena Adeline sepertinya tidak marah. "Sayang_" "Aku mau tidur tapi tidak ada penerangan." ucap Adeline lesu membuat Dave menggeser

