Malam itu, seorang gadis terlihat sedang membereskan meja untuk makan malam. Dia sangat fokus saat melakukan pekerjaan itu. Namun sefokus apa pun dirinya, tetap saja pikirannya akan teralih ketika mendengar suara bel rumah berbunyi. Firda menghentikan sejenak kegiatannya, gadis itu hendak melangkah untuk membukakan pintu. Namun sayangnya dia kalah cepat. Suaminya, Marcel, sudah lebih dulu sampai di pintu utama, dan membukakan pintu untuk tamu yang datang. Saat ini Firda hanya bisa melihat mereka dari pintu-pintu kaca yang memisahkan ruang tengah dan ruang tamu. Gadis itu menyadari siapa yang datang. "Glen?" gumamnya. Firda sempat mengira jika dia akan bertemu dengan Nandira saat ini, dan tentunya dia akan senang. Namun itu hanya perkiraannya, faktanya dia tidak melihat Nandira bersama

