History

1011 Kata

Vladimir berjalan menuju pintu ruang tidurnya dengan wajah tegang. Di belakangnya, Boris berjalan sambil membawa tas medisnya. Mereka berdiri di lorong lantai 1 bangunan mansion utama. "Katakan!" Boris tahu bahwa suasana hati Vladimir sedang tidak baik. Namun, ia tidak memiliki pilihan lain, selain berkata jujur kepada sang tuan besar keluarga Romanov. "Begini, Tuan Vladimir ...." Bukannya berbicara, Boris justru menatap sebuah lukisan yang berhasil menarik perhatiannya. Vladimir pun menoleh ke belakangnya di mana lukisan tersebut berada. "Kalau saya boleh tahu, lukisan apa ini, Tuan Vladimir? Saya seperti pernah melihatnya, tetapi entah di mana." Boris terheran-heran melihat lukisan yang menurutnya sangat indah ini. "Lukisan ini adalah wajah kota St Petersburg saat terjadi Revolus

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN