"Tante Annisa bukan ibu kandung, Aa?" tanya Ara sekali lagi karena Atqa yang tidak menjawab pertanyaannya pemuda itu malah melemparkan pandangan yang jauh menerawang. "Iya, Papa dan istri keduanya, yaitu ibu kandungku berpisah. Bunda, menikah lagi dengan Ayah lalu Papa kembali rujuk dengan Mama Annisa dan memutuskan untuk membesarkan Kak Jelita bersama, sementara aku berada dalam pengasuhan Bunda dan Ayah. Tetapi ternyata Tuhan berkehendak lain, Bunda dan Ayah meninggal dalam sebuah kecelakaan hingga aku harus berada dalam pengasuhan Mama Annisa hingga sekarang. Tapi, aku selalu bersyukur walaupun Mama Annisa hanya ibu tiri tapi beliau sangat menyayangiku dan tidak pernah membeda-bedakan antara aku dan Kak Jelita putri kandungnya. Saat kejadian itu usiaku baru dua tahun, hingga aku sama

