SEPULUH

808 Kata
Jam makan siang telah datang, Aline dan Jenny langsung meluncur ke tempat mereka Janjian untuk Makan siang di Cafe M. Sesampainya disana Aline langsung menemukan tempat para Pria yang sudah menunggunya dan menyapa mereka bertiga dengan melambaikan Tangannya. Setelah duduk Aline Sengaja Mencuri-curi pandang menatapi Zerah kalau ada Kesempatan 'Aku kangen kamu Zer' tentu saja itu hanya diungkapkan Aline dalam hati. Yah setidaknya bisa mengobati kerinduannya meskipun hanya sedikit. Aline tersentak kaget ketika Raymon mengelap sisa makanan di bibir Aline dengan lembut membuat Aline Secara Reflek melirik ke arah Zerah 'kenapa wajahnya tiba-tiba berubah Merah padam ? Apa Zerah masih Cem.. bu..ru ' gumam Aline dalam hati dan tersenyum yang di salah artikan oleh Mereka " Em Sorry lin ada sisa makanan di sini " Ucap Raymon " Eh ... Iaa makasih " sambil Tersenyum membayangkan Zerah cemburu kepadanya. Tanpa Aline sadari suasana di meja itu menjadi cangung Jojo & Jenny seakan sedang bicara melalui tatapan , Zerah dengan wajahnya yang cemberut. " Ray kata Jenny kalian Bertiga kawan lama, tp kok gue gak Pernah liat lu selama ini ? " Ucap Aline memecahkan Keheningan yang semakin engerikan " Iaa lin, gue Selama ini ada di Medan lanjutin kuliah gue disana, ini Gue baru aja lulus .. makanya gue balik lagi . Secara emang Rumah Gue disini " Ucap Raymon Tersenyum Senang sambil menatap Aline dalam. Aline hanya Mengangguk Mengerti, " loe udah berapa lama deket sama Jenny ? " Lanjut Raymon Penuh minat. " Emm.. Udh lama banget sih dari kita berdua Remaja, Secara kan Rumah Gue and Jenny deketan jadi kita Sering bareng " jawab Aline Jujur " Kok gue gak pernah Ketemu loe yaa ? Padahal dulu gue cukup sering ke Rumah Jojo, ya kan jo " Ucap Raymon mengangkat dagunya ke Jojo dan di jawab anggukan Oleh Jojo " Emm.. gak tau sihh mungkin belum Jodoh " Ucap Aline Asal " Bener juga.. Apa Mungkin Sekarang Jodoh makanya Elo baru keliatan ? " Raymon berucap sambil Tersenyum manis ke Arah Aline Aline kaget dan bingung harus menjawab apa, sekilas dia melihat wajah Merah padam Zerah yang Sejak tadi diam saja, ingin sekali Aline memeluknya saat itu dan mengucapkan untuk tidak kawatir karena hatinya hanya untuk Zerah Seorang. " Em.. Lin mending kita balik ke kantor takut sampenya telat " Jawab Jenny mengalihkan pembicaraan Raymon " Oh iyaa bener.. gue balik dulu yaa Bang Jo, Raymon, Ze..rah " Agak lama Aline menunggu Respon Zerah yg hanya di tanggapi dengan anggukan tanpa menatap Aline. " Bye Lin sampe ketemu di pertemuan sejanjutnya " Ucap Raymon menggoda. Aline hanya menjawab dengan senyum samar dan meninggalkan Cafe itu bersama Jenny. Hari-hari berlalu begitu cepat, Hubungan Aline dengan Raymon juga semakin dekat, Raymon sering sekali mengajak Aline bergabung saat kumpul-kumpul dengan Bang Jo, karena Jika diajak kencan hanya berdua oleh Raymon selalu saja banyak Alasannya sehingga sering gagal 'Berduaan' bersama Wanita munyil itu. Akhir pekan ini Raymon mengajak Aline kembali untuk bergabung bersama Jojo & Zerah ke salah satu Mall di tengah kota untuk berkhir pekan bersama-sama, tentunya Jenny ikut juga meski Jenny tau dia hanya jadi 'Obat nyamuk' diantara cinta Segitiga yang rumit menurut Jenny. DUA - KAU (ini lagu galau banget dah) Lelah ku mencari penggantimu Penggantimu Tetap 'kan kembali kepadamu Kepadamu Mungkin ini pertanda engkaulah cintaku Cintaku Kau Tiada yang lain yang pantas untukku Yang seharusnya kucinta Bolehkah lagi kuminta hatimu Kembali seperti dulu? Bayangmu selalu menggelapkan di hatiku Hingga ku tak mungkin Mengganti yang lain Selain dirimu Sambil mendengarkan lagu Favorite nya akhir-akhir ini, Aline duduk di sebuah Resto tempat ia janjian dengan yang lainnya namun belum seorangpun sampai, sehingga Aline hanya menunggu sambil memutar lagu Favorite itu. Tidak lama kemudian seseorang menarik kursi di hadapan Aline tanpa bicara. Aline dengan Reflek langsung menatap siapa Pria itu. " Hai, yang lain belum datang ? " Ucapnya tersenyum " Ha...i, ia belum pada da..tang " Mendadak mulut Aline menjadi kaku, Selama berbulan-bulan akhirnya Aline bisa mendengar kembali ucapan Pria itu, Selama ini memang mereka berdua sering bertemu namun Pria itu sekalipun tak pernah menyapa Aline. " Mhhh.... " Ucap Pria itu singkat sambil mengeluarkan Ponselnya dari kantong, kebiasaan yang Selalu Aline ingat. Dulu saat akan duduk dimanapun Zerah langsung memberikan Ponselnya kepada Aline agar disimpan di tasnya. Aline otomatis melebarkan jari tangannya untuk meraih Ponsel pria itu, Lalu teringat bahwa dia bukan siapa-siapa Pria itu lagi dan mengurungkan kembali. Tanpa Aline sadari Zerah tersenyum tipis... Setelah itu Zerah Dan Aline hanya diam dan menyibukan diri mereka masing-masing. " Aline.. Aku..kangen... kamu " Ucap Zerah akhirnya dia sudah tidak tahan lagi. bagai bisul yang sudah membengkak dan meledak sungguh rasanya melegakan bagi Zerah mengucapkan rasa rindunya " Please jangan siksa aku terus lin... " " Apa kamu sudah membuka hatimu ke Raymon ? " Lanjutnya " Apa masih ada Ruang di hati kamu buat aku ? "
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN