Lincah Bergerilya

2012 Kata

Malam itu di pinggir sungai langit terlihat indah berhias bintang dan sinar rembulan. Gemericiknya air sungai berlarian dari hulu ke hilir. Suara melodi syahdu dari nyanyian sang serangga ikut meramaikan suasana hati dua insan yang di mabuk cinta. Pohon-pohon menjulang tinggi memberikan perlindungan dan kesejukannya. Angin berembus sepoi-sepoi menyentuh raga dua jiwa yang sedang terkena candu rindu. Abu pemuda pendatang sangat tergila-gila pada pesona gadis desa yang cantik anggun dan bersahaja. Dewi Ayu sang bunga desa pun terkesima dengan tutur sapa yang manis, penampilan yang menarik serta wajah yang ganteng rupawan. Mereka larut dalam suasana nyaman, aman tenang dan asri dari pedesaan dan tiba saatnya Abu pemuda pendatang dari kota untuk melakukan sesuatu. Kain yang menutupi raga kedu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN