"Makasih Kak Jagat Elang, sudah di ajak berkeliling malam ini. Bisa refresh otak sejenak dengan menikmati keindahan alam Telaga. Tanpa ada rencana sebelumnya tapi kok secara tidak sengaja sudah bisa jalan-jalan. Inir Axelle masuk dulu Kak," ucap Inir Axelle. Dirinya melambaikan tangannya sebagai tanda berpamitan dengan Jagat Elang. Malam ini bisa membuat senyum Inir Axelle semeringah menghiasi wajahnya. "Apa kamu senang di ajakin jalan-jalan?" Jagat bertanya. "Jelas dong, tahu sendiri jika setahun terakhir ini kita sangat fokus kerjaan dan gak ada piknik. "Ehmmm, begitu ya. Pantas saja ...." jawab Jagat Elang. Senyuman manis memancar dari bibirnya. "Pantas kenapa?" tanyaku. Rasanya aku curiga sama Jagat, dari senyuman yang dia tunjukkan itu mengartikan dia seperti menertawakan sesua

