Kecelakaan

2351 Kata

"Kamu pamit dulu sama karyawan kamu, biar mereka gak khawatir," ucap Sekar. "Iya Sekar, aku ingin Inir dan Dinda membantu ku mengurus pekerjaan di sini. Aku juga tidak tahu apa aku bisa segera pulang," kataku "Benar sekali, kita belum tahu bagaimana keadaan tunangan kamu. Kalau menurut ku kamu gak bakal bisa langsung pulang jika ada sesuatu yang terjadi sama dia. Aku berharap tidak terjadi masalah yang hebat," lanjut Sekar. "Semoga saja apa yang aku khawatirkan tidak terjadi," kataku. "Semoga saja," sahut Sekar. "Inirrrr! Kemarilah, ada yang ingin aku sampaikan. Inir ..., cepatlah kesini!" seruanku. Aku memanggil asisten dengan perasaan yang campur aduk. “Iya, Kak Hiranya, ada apa ...? Apa sudah dapat kabar yang lebih jelas?” tanya Inir Axelle dengan keheranan. Inir Axelle dengan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN