Luka Lama

2031 Kata

Aku hanya sebutir pasir putih yang berserak di bibir pantai. Terhempas, terseret-seret sang ombak dan tenggelam di dasar Samudera. Hening di dalam istananya sang kerang. ✨ Kami ingin mengobrol dengan santai dan melepaskan semua kerinduan ini. Betapa tidak rindu jika sangatlah lama tak ada perjumpaan dengan dia. Mengenang masa-masa sekolah membuat aku merasa bersyukur bisa melewati masa sulit itu. “Hiranya aku mau cerita tapi kamu jangan marah ya,” ucap Sekar Arum Cempaka. "Kok marah! Masak iya aku mau marah sama sahabat yang baru aku jumpai, enggaklah!" sahutku. Aku memandang ke arah Sekar Arum Cempaka dengan tatapan mata yang teduh. "Makanya itu aku izin dulu, sebelum aku melanjutkan percakapannya," sambung Inir Axelle. “Memangnya apa yang ingin kamu bicarakan?” tanyaku pada S

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN