1. DINNER BERUJUNG PILU

1991 Kata
Hari ini begitu membosankan dengan pekerjaan yang begitu melelahkan,aku melirik jam tangan yang melingkar di tanganku menunjukkan pukul 17.00 sore Aku melamun di depan teras kos sembari memakan cemilan yang ku beli menjelang pulang tadi "lelah ih kerja terus pengen kawin aja deh "gumamku dalam hati "tapi kan ANUGRAH pacar ku yang ngak peka itu kaya ngak ada niat buat ngelamar deh."aku terus saja menggerutu dan memikirkan hal-hal tentang pacar ku itu. Namaku Yulinaokta biasa disapa Ina. Usiaku 18 th sekarang,aku lulus dari SMA sekitar setahun yang lalu, aku tidak melanjutkan kuliah karena keadaan ekonomi keluarga kami sedang sulit, dengan sedikit sedih karena tidak melanjutkan kuliah aku memilih berkerja membantu Ayah Aku bekerja di salah satu PT ternama di Kota kami,aku di gaji dengan lumayan cukup untuk ku dan sebagian untuk membatu ekonomi kami mes perusahaan memang ada di sediakan dan fasilitas nya juga cukup,tapi karena terlalu penuh aku memilih tinggal di kos yang biaya perbulan nya tidak terlalu menguras kantong drttttttttttttt......drttttttttttttt...... drtttttttttttttt tiba-tiba handphone ku berdering yang membuat aku tersadar dari lamunan,dan sudah ku duga siapa yang menelpon ANUGRAH "Halloo sayang udah pulang". sapanya dari seberang telepon "iyaaa" jawabku singkat "koo cuek gitu si jawab nya kaya lgi bete aja" " emang kenapa sii tau cepek lah nanya" jawabku dengan nada agak kesal "lagi PMS ni udah ngamuk aja" sahut nya cekikikan "ada apa tiba-tiba nelpon" lanjut ku lagi "aku mau ajak kamu dinner malam ini sayang bisa kan minta waktu mu" timpal nya "tapi aku capek bangat mau langsung istirahat,pukul 3 pagi udah masuk kerja" balas ku "berarti malam ini kamu ngak ada kerja dong" "aku off sih tadi juga pulang nya agak pagi dari biasa,tapi pengen langsung tidur aja cepek soalnya, emang mau ngapain sih ?"tanyaku "looo kan mau ketemu sayang, aku kangen kamu nih kan kita jarang juga ketemu. yaaa mau ya sayang, aku akan beliin apa aja deh yang kamu mau . plisss ya mau" bujuk nya "yasudah tapi dibawah pukul 10 malam udah anterin aku pulang " "sayang koo gitu terus si pas di ajak jalan, ya sesekali lah lebih dari pukul 10 malam juga ngak papa, kan kalo ngantuk bisa cek in hotel atau apalah gitu" "haaahhhh maksud lo apaan ngomong kaya gitu ya kali gua mau"aku setengah berteriak marah mendengar kata-kata nya tadi hahahahahahahahahahaha ANUGRAH tertawa terbahak "emang pikiran kamu kemana si aku ngak bilang apa-apa ko sayang" balasnya sambil terkihik aku langsung menutup telepon dengan emosi tanpa bicara pada nya dan mencemoh sendiri "gillllaaa ga sii tu orang apa coba maksud dia" Aku dan ANUGRAH memang lama pacaran dan sudah hampir 3 tahun lebih, tapi kami tidak pernah melakukan apa-apa seperti orang pacaran pada umumnya yang melakukan berbagai kegiatan mesra,sejauh kegiatan kami hanya bergandengan tangan itupun ANUGRAH yang memaksa menggenggam tangan ku. Karena aku selalu membatasi jarak di antara kami dan selalu minta di antar pulang sebelum pukul 10 malam ketika kami berkencan dan aku tidak pernah mengijinkan ANUGRAH menginap di kos ku, meskipun ia sering meminta, semua itu aku lakukan karena aku belum yakin bahwa ANUGRAH benar-benar mencintai ku atau hanya pelampiasan nafsu karena dia adalah laki - laki dewasa menurut ku. lagi pula ANUGRAH tidak pernah serius ketika aku membahas tentang pernikahan. ANUGRAH adalah cinta pertama ku sekaligus pacar pertama ku, usia kami terpaut 7 tahun lebih tua dia, aku pertama kali ketemu dia ketika aku pergi ke kota ini tempat kerjaku sekarang saat itu aku tengah duduk melongo kebingungan di sebuah terminal mendapati dompet beserta isi di dalam nya yang ku simpan di dalam tas tidak kudapati berada di sana, aku tidak tahu dimana dompet itu hilang dan aku juga tidak tahu harus berbuat apa aku hanya menangis meratapi kesialanku tiba - tiba seseorang lelaki muda berlari menghampiriku dengan terengah-engah "aaanndaa andaa aaahhhh huhh sepertinya pemilik dompet ini" ucap lelaki itu dengan nafas yang naik turun sehabis berlari sontak saja aku kaget tapi bercampur perasaan senang setelah lelaki itu mengulurkan dompet itu padaku "iiiyyyya iyaa ini benar dompetku" sahutku terbata sambil mengenali dompet ku dan di sana ada kartu tanda pengenal mungkin lelaki ini mengenaliku dari sana "lain kali hati-hati dengan barang berharga apalagi di sini banyak orang jahat,saya tadi tanpa sengaja melihat seseorang mengambil dompet itu dari tas anda ketika anda turun dari bus, kemudian saya mengejar orang itu dan berhasil membawa dompet anda kembali" tegas nya panjang lebar membuat aku sedikit malu karena mengira dompetku jatuh dan mengira ia mengenaliku dari kartu tanda pengenal aku kemudian mengucapkan terimakasih kepadanya setelah nya dia berlalu pergi.Kemudian aku menelpon salah satu teman ku yang berada di sini untuk mengantarkan ke PT salah satu tempat aku di panggil untuk interview singkat cerita aku diterima kerja di PT itu . sebulan setelah kajadian waktu itu aku kembali bertemu dengan laki-laki waktu itu saat itu aku sedang berada di BANK aku sedikit terkejut rupanya lelaki waktu itu pegawai disana. Dia sepertinya masih mengenaliku dan tersenyum menyapa ku, kebetulan waktu itu kami sama-sama di luar, dia menghampiriku "hai anda yang waktu itu kan" sapanya sambil mengulurkan berjabat tangan aku tersenyum kecil dan menjabat tangan nya " iya saya kira anda tidak mengigat nya, senang bertemu lagi dengan anda" "saya juga tidak akan tahu bertemu disini, btw kalau boleh tau nama adik siapa" timpal nya lagi " nama saya Yulinaokta, disapa ina anda sendiri" "panggil saja Anugrah" jawab nya lembut Tiba-tiba dari arah parkiran seorang wanita yang mungkin seumuran Anugrah memanggilnya "Nugrah ayo makan siang" ucap wanita itu karena Anugrah tidak menghampirinya langsung dan hanya menoleh,dia sendiri yang berjalan menghampiri, setelah memastikan sedekat mungkin dia mendekat pada Anugrah dan menatapku dengan tatapan yang entah aku tidak mengerti "siapa dia, memang nya ada hal penting apa yang kalian obrol kan" ucap nya sedikit membuat aku tidak enakan aku mengira dia adalah pacar Anugrah saat itu, dan aku merasa sangat tidak nyaman,karena aku merasa tidak enak akhirnya aku memutuskan pamit dari mereka berdua ,tapi aku masih mendengar obrolan mereka dari belakang ketika aku berlalu "terus kamu kenapa kepo, lagian kalau dia pacar ku emang kamu mau bilang apa, lagi pula dia masih muda begitu jauh lebih cantik" balas anugrah pada perempuan itu "halahh apa!!!cantikan aku lah, bocah kaya gitu mana ngerti gimana orang sedewasa aku kalau pacaran" ucapnya tak mau kalah" lagi pula aku lebih sexy" tambahnya lagi "halah terserah"ucap Anugrah yang lansung naik ke motornya di susul perempuan itu yang ikut naik pula trring.. tringg ....tringgg sebuah notifikasi berturut-turut yang aku tau pengirimnya sudah tak asing lagi ANUGRAH *sayang kita berangkat pukul 20.00, aku jemput ke kos kamu* *kamu mandi, dandan yang cantik, dan jangan lupa pakai dres yang aku beli kemarin* *jangan ngambek lagi. aku becanda ko sayang jangan masukin ke hati, cukup aku aja yang ada di hati kamu* YULINAOKTA *iya iya bawel* ANUGRAH *aku kabari nanti kalau udah mau jemput* Aku pun beranjak untuk mandi sambil ngomel-ngomel sendiri, seenak jidat nya aja tuh ngajak keluar maksa pula, ngak tau apa cape pengen langsung tidur, malas banget kan mandi nya tau ke gini mending jomblo dah setelah mandi aku handukan tapi ngak lupa tetap pakai c* dan b*, aku kembali rebahan dan entah aku merasa ngantuk di sisi lain ternyata aku lupa mengunci pintu tiba tiba KREKKKKKK pintu terbuka, aku terbangun dan terkejut. "SSSSAAAAAAYYAANGG" suara itu tidak asing di telingaku Anugrah aku tercengang "kenapa kamu disini,lagi pula kenapa tidak bilang mau datang" aku sedikit kesal mendapati Anugrah sedang mengunci pintu "Sayang kamu tuh gimana sih aku sudah berkali-kali menelpon dan tidak di angkat kamu tahu ini pukul berapa dan sudah berapa lama aku diluar memanggilmu, aku kira pintu kamu kunci begitu kubuka ternyata kamu tidak menguncinya, untung saja yang masuk aku kalau orang jahat gimana" jawabnya panjang lebar sontak aku kaget, dan melirik jam di pergelanganku Aaaaaaapppaaaaaaaaa aku sedikit berteriak tidak percaya pukul menunjukkan angka 21.30 dan yang tidak kalah kagetnya aku masih handukan dengan hanya mengenakan c* dan b* saja di dalamnya "kenapa aku tertidur begitu lama,aku minta maaf nugrah, rencana nya jdi seperti ini" ucapku yang di susuli tangan ku menggapai selimut untuk menutup tubuhku, karena dari tadi Anugrah tidak berkedip sekalipun melihat tubuhku, dia terus menatapku sehingga aku sangat gemetar ketakutan ,dia tidak menjawab ku sepatah kata pun,dia terus menatapku dan maju lebih dekat denganku,aku semakin takut dengan tatapan liar itu,aku merasa jarak kami semakin dekat tangan Anugrah memegang dagu ku dan ku tepis kasar dengan ketakutan "tolong nugrah jangan apa-apakan aku"aku memohon lirih Anugrah terus menatapku dengan nafsu yang menggebu,dia menarik selimut ku dan membuang nya entah kemana, aku hendak berteriak tapi dia langsung menyambar mulut ku dan menggigit kasar bibir ku,aku meneteskan air mata mendapati ciuman bibir dari Anugrah, dia tidak berkata apapun dan terus menciumi ku dengan nafsu nya yang membara. Aku mencoba memberontak tapi Anugrah memeluk ku erat hingga aku tidak dapat bergerak, dia terus menciumi ku,bibir dan leher ku jadi sasaran nya sesekali dia menggigit leher ku pelan dan di hisap nya meninggalkan bekas merah di sana,bodohnya aku menikmati permainan itu dan terbuai di dalamnya setelah lelah memberontak tapi tidak juga dilepaskan. Tiba-tiba saja entah kenapa aku pun mendesahh karena itu, Anugrah berhenti dari aktifitasnya sejenak dan memandangku "kamu menggodaku,kamu sexy sekali sayang, ini hukuman mu karena telah membatalkan untuk dinner denganku" ucapnya berbisik di telingaku penuh nafsu "kamu telah mengambil keperawanan dari bibir,leher,dan pipiku nugrah" ucapku lirih di sela kecupan dari nya dia memandangku seolah heran "memangnya kamu tidak pernah melakukan ini. " "tidak sebelumnya" "aku senang aku jadi yang pertama,aku sudah menebaknya bahwa kamu tidak pernah di sentuh pria mana pun sebelum aku" "nikmatilah akan aku buat kamu menggelinjang malam ini" nafsu benar-benar sudah menguasai seorang ANUGRAH belum puas menciumi ku dia kembali melempar tubuhku ke atas kasur belum juga aku sempat bangkit dia menindihku lebih dulu, tanpa sempat aku protes dia kembali menciumku dan kali ini handuk ku terlepas entah kemana,tangan nya juga meraba-raba p*****raku, aku kaget bukan main dan terus berontak tapi tenagaku kalah oleh nya. dia terus meremas-remas di sana . aku pun lelah dan akhirnya pasrah, munafik kalau aku bilang aku tidak menikmati nya. Anugrah terus meremas dan sesekali menghisap kedua p***ngku aku benar benar geli akan sensasi yang ku rasakan.Permainan semakin memuncak Anugrah tidak tahan lagi kemudian dia juga melepas semua pakaian nya. Anugrah memintaku untuk menghisap k*n***l nya aku merasa jijik tapi dia memasukkan alat vital nya dengan paksa ke mulutku. kami beradu begitu lama hingga kemudian sesuatu yang hangat seperti cairan aneh keluar di dalam mulut ku. sontak aku langsung muntah akan hal itu dan Anugrah terbaring setelahnya Aku langsung lari ke kamar mandi membersihkan diriku yang penuh cairan itu,aku masih jijik dengan apa yang barusan terjadi, hampir tidak percaya bahwa akhirnya aku ternodai oleh seorang Anugrah. Aku melamun memandang bekas merah di sekitar leher dan d**a ku di cermin, pikiranku kacau tidak tahu harus bagaimana karena ini yang pertama bagiku. dan harusnya ini terjadi nanti setelah aku punya suami. Aku sudah mengenakan pakaian dengan sempurna, tapi laki-laki di depanku tertidur pulas tanpa sehelai kain pun. Karena aku takut membangunkan nya dan juga aku masih takut jika dia akan melakukan hal yang sama lagi atau lebih. Jadi aku memilih untuk keluar dari kos dan menumpang tidur di kos teman aku keluar dari kos dengan meninggalkan laki-laki m***m di dalam nya entah kenapa aku sangat takut malam itu,aku mengetuk pintu tepat dimana kos teman sekaligus rekan kerja ku, untung dia mendengar dan membukakan pintu. Entah apa yang terjadi tubuh ku gemetar dan aku tumbang di hadapan nya kepalaku sakit pandangan ku buyar, "ina, ina kamu sudah sadar" suara seseorang di sampingku "apa yang terjadi,aku dimana?" kamu di kos ku ina ,kamu malam tadi mengetuk pintu kos ini dan ketika aku mengintip dari jendela ternyata kamu,setelah aku membukakan pintu kamu langsung terjatuh pingsan
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN