Chapter 23 - End

1940 Kata

  Ferlyn POV "Sayang, jangan buru-buru makannya." Peringat Delvin saat aku makan terlalu lahap. Ya, sudah satu tahun aku belum memakan kupat tahu. Dan akhirnya Delvin mau mencari kupat tahu untukku. Aku tidak menanggapi ucapannya dan terus makan kupat tahu dengan lahap. Enak binggo! Delvin berdecak kesal. Lalu mengambil air minum di dispenser dan menyodorkan gelas berisi air putih itu untukku. Setelah selesai makan, aku meminum air putih yang sudah disediakan suamiku. "Vin." Delvin yang tadinya baru sibuk memainkan gadget langsung menoleh kearahku. "Apa?" Tanyanya sambil menatapku dengan lembut. "Ke kebun binatang yuk!" Ajakku dengan semangat. Entah kenapa pengen banget lihat monyet yang wajahnya 11-12 sama Delvin. Hihihi... "Ngapain kesana?" Tanyanya blo'on. Mau minta sumbangan

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN