38. Kejutan Berantai

1556 Kata

Evan bergeming ketika Widya menatapnya dengan wajah tanpa ekspresi. Dia tidak ingin menyakiti hati mamanya. Namun Evan masih kesal karena mamanya terus bersikeras menyembunyikan rahasia masa lalunya dan pertemuannya dengan Akbar tadi sore membuat Evan masih merasa kesal kepada mamanya. “Ma? Sebenarnya Mama teh kenapa? Evan izin mau menginap di bengkel Bayu, sama Mama teh nggak dikasih izin. Sekarang Evan pulang tengah malam, Mama malah seperti marah sama Evan? Evan nggak ngerti lagi maunya Mama itu apa?” dengan nada yang lembut Evan berusaha untuk menahan emosinya di hadapan Mamanya. Orang yang selalu dihormati dan sangat dia sayangi. “Kamu tadi izin sama Mama jam berapa?” Widya menatap Evan dengan sedikit kesal. “Apa iya dari Dago ke sini teh, selama itu? Setengah jam juga harusnya ud

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN