Bukan hanya Noah, para pelayan pun turut bersedih atas kondisi Sara. Mereka dengan senantiasa merawat dan melayani Sara. Tak jarang, mereka turut membantu Noah untuk menghibur nyonyanya tersebut. Namun, respon yang diberikan Sara tetap sama. Diam. Perempuan itu hanya bergeming tak menanggapi. Para pelayan bahkan tidak dapat membedakan emosi Sara karena perempuan itu tak berekspresi. Seperti hari ini. Menjelang sarapan, Noah mengetuk pintu kamar Damian yang ditempati oleh Sara. Pemuda itu lantas tersenyum lebar mendapati Sara yang sudah rapi dan wangi sehabis dibantu membersihkan diri bersama beberapa pelayan pribadi. "Wah, sudah siap ya? Bagaimana kalau Nyonya sarapan di bawah sama Tuan Damian?" tanya Noah terdengar ceria. Seperti biasa, Sara hanya meliriknya sekilas lantas kembali memb

