26.

1985 Kata

Lander tersenyum miris mengingat tugas tuannya beberapa jam yang lalu. Saat ini tiba-tiba dia berjalan menuju Kenzie dan Ellina. Namun dengan sengaja, dia menabrakkan kakinya pada salah satu guci kesayangan Qianzie hingga pecah tepat di kaki Ellina. "Oh, ya Tuhan, aku tak sengaja." teriak Lander sedikit panik. "Menyingkir," ucap Ernest langsung memeberi peringatan pada Ellina.  Tatapan matanya fokus pada Ellina dengan mata terlihat sedikit khawatir. "Jangan bergerak, kacanya pecah dan berserak." "Guci kesayanganku," ujar Qianzie sedikit berteriak. Dia menutup mulutnya refleks dengan mata membulat tak percaya. Wilton segera menghampiri Qianzie dan menyentuh pundak istrinya. Menenangkan Qianzie yang siap histeris karena terlalu terkejut. Melihat kaca guci yang berserak membua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN