Erica

1375 Kata

Selayaknya wanita lacur. Setiap hal yang ada selalu dalam batasan. Setiap tawa yang ada selalu dalam balutan tangis. Setiap kemewahan yang ada selalu di bawah persyaratan. Ada yang pernah bilang wanita lacur itu bebas. Menebas moral hingga tanpa sisa. Menerjang batas sosial dan mematikan nurani. Menggeser nilai masyarakat dan membelokkan hukum yang ada. Tetapi, bagi sebagian wanita lainnya p*****r itu adalah penjara besi yang tak kasat mata. Merantai ruang gerak seseorang. Menjadikannya tumbal bagi semua kehendak amoral. Siapa yang sanggup terjun dalam neraka ini? Mengais nikmat yang sesungguhnya dosa terlarang. Menciptakan kepuasan dari kritik sosial tajam. Hingga di titik tertentu, diamnya p*****r adalah tangis batin yang berbalut pilu. Senyumnya adalah duka dari sembilu yang ad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN