Kendall menatap pemandangan di luar melalui jendela kaca di ruang kamar Elite yang Silvia sediakan. Dia bertelanjang d**a dengan kedua tangan terlipat di d**a. Tak jauh di belakang Kendall, seorang wanita yang namanya Rose, Lus, Rush, atau siapa pun itu namanya - Kendall tak terlalu memperhatikan saat wanita itu menyebut nama - berbaring canggung di atas ranjang. Kendall berbalik, melemparkan tatapan tajam je arah wanita itu dengan mulut ia naikkan pelan, membentuk senyum sadis. Wanita itu segera membenahi pakaiannya, membiarkan make upnya yang telah rusak dan segera berjalan tergesa-gesa keluar kamar. Wanita itu baru memasuki dunia prostitusi selama setengah tahun. Tetapi ia tahu mana lelaki yang baik-baik saja untuk ia layani, mana lelaki yang memiliki jiwa pembunuh dan mampu mengam

