Satu bulan berlalu dengan cepat. Kehidupan Celline telah berubah banyak. Dia semakin dibatasi dalam berkomunikasi dengan dunia luar, meskipun beberapa kali Kendall mengijinkannya untuk sesekali keluar. Dengan pengawasan yang ketat tentunya. Alex, menjadi orang yang mengawasi dan mengantarkannya ke mana-mana. Selama hari demi hari yang berlalu, Celline mencoba untuk menerima kenyataan. Dia lebih penurut kepada Kendall, melakukan semua yang Kendall inginkan dan berusaha mati-matian tak membantah perintahnya. Dengan begini, Celline berharap semuanya akan lebih mudah. Bukankah semuanya perlu dibiasakan? Malam ini, Celline duduk di ruang tengah dengan satu gelas bir di tangan. Dia membutuhkan sedikit ketenangan. Sudah lama dia tak memilikinya akhir-akhir ini. Perasannya selalu diliputi ke

