Pagi ini Anya bangun dengan perasaan yang tidak nyaman. Bagaimana tidak, tepat beberapa detik setelah azan subuh bos muda nya menelpon untuk membangunkan nya. Padahal tadi malam, setelah tiba di hotel, Abdullah langsung mengajaknya rapat membahas perekrutan karyawan. Semua materi memang sudah disiapkan Anya sebelum keberangkatan mereka. Tapi, kedatangan mereka yang berangkat dengan pesawat terakhir tentu saja membuat jam tiba mereka pun lebih larut. Alhasil rapat yang dimulai sudah tengah malam iti pun berakhir jam 2 dini hari. Anya hanya merasakan nyamannya kasur hanya 3 jam terhitung sejak kemarin pagi. “What the hell... ???” Anya menggerutu dalam hati. Sementara itu, Abdullah yang memesan kamar hotel hanya berseberangan dengan kamar Anya, tengah larut dal

