Hari-hari berikutnya Camila lewati dengan kesibukannya mengurus suaminya yang sakit. Entah Kevin sengaja atau tidak, pria itu menjadi jauh lebih manja dari biasanya. Makan disuapi, minum pun disuapi, mandi... ya dimandiin. Namun Camila tidak sekalipun mengeluh karena ia tahu bagaimana sulitnya beraktifitas dengan hanya satu tangan kiri. Jelas sangat menyulitkan. Apalagi sudah hampir tiga minggu ini Kevin tidak ke kantor. Urusan kantor dan pembangunan toko buku ia serahkan pada Adnan untuk membantunya. Toko buku itupun sedang proses finishing. Sudah hampir selesai. Rencananya tinggal menyiapkan furniture untuk coffe shop dan toko bukunya. Semua sudah Kevin rencanakan matang-matang dan sudah ia beritahu ke Adnan. Rencananya bulan depan toko buku dan coffe shop itu sudah akan launching, Kev

