"Zura!" Teriak seorang gadis dengan rambut terurai berwarna black silver yang sedang berlari
Sedangkan gadis berambut hitam legam yang sedang sibuk bermain ponsel si kagetkan dengan teriakan Alesha gadis yang berteriak tadi
"Lo kalau mau bikin malu jangan ajak ajak gw dong." Sahut Azura saat Alesha sudah sampai di dekat nya dengan nafas ter engah engah
"Kek lo ga aja." Balas Alesha sinis
Setelah nafas nya mulai normal, Alesha pun menatap serius Azura yang kembali fokus pada ponsel nya
"Lo tau ga pacar lo di mana sekarang?" Tanya Alesha
Azura mengangguk menjawab pertanyaan Alesha, "Di mana?" Tanya Alesha lagi
"Di kafe bintang sama Clara lagi selingkuh." Ucap Azura santai
Alesha membuka mulut nya lebar lebar tak percaya dengan apa yang di dengar nya, "Lo tau dia selingkuh dan lo ga ngelakuin apa apa? Trus lo bisa sesantai ini pas tau di selingkuh?" Cerca Alesha tak habis fikir dengan jalan pikiran Azura yang cukup unik
"Sakit sih sebener nya, apalagi lo tau gimana suka nya gw sama Deron. Gw juga sekarang ngerasa dendam sama Deron, tapi gw ga mau nunjukin semua nya pake cara koar koar. Gw Azura, gw bakal balas semua rasa sakit yang gw rasain dengan cara yang bikin lawan gw hancur sampai akar akar nya." Jelas Azura
"Cara apa?" Tanya Alesha
Azura hanya tersenyum kecil membuat Alesha mulai merasa was was. "Jangan aneh aneh lo Ra." Ujar Alesha
Azura hanya mengedikkan bahu nya lalu kembali fokus pada ponsel nya, sedangkan Alesha hanya bisa mengasihani Deron dalam hati
Entah apa yang di pikirkan pria gila itu sehingga berani selingkuh dari wanita seperti Azura, Deron seharus nya tahu watak Azura. Tapi seperti nya pria itu meremehkan Azura sehingga berani berbuat seperti itu
Alesha pun tak habis fikir juga dengan Deron, Azura kurang apa sehingga diri nya bisa selingkuh. Cantik? Beuh bahkan orang buta sekalipun akan mengatakan Azura cantik hanya dengan merasakan aura dan mendengarkan suara Azura. Kaya? Jangan di tanya lagi, kedua orang tua Azura adalah pasangan konglomerat yang kekayaan nya tak akan habis sepuluh turunan, bahkan Azura sendiri pun sudah mempunyai perusahaan sendiri dan perusahaan nya oun bukanlah perusahaan kecil. Baik? Azura baik kok tapi ya kadang kadang sih. Anggun? Wibawa? Azura memiliki semua nya tapi hanya tertutupi oleh sifat nya yang bar bar dan sedikit aneh. Deron tau semua itu tapi kenapa pria itu masih bisa seingkuh dari Azura
Alesha hanya bisa menghela nafas dan mengasihani Deron, Alesha yakin bahwa Azura akan benar benar menghancurkan Deron dengan cara gila apapun itu
Sedangkan Azura sedari tadi sibuk bermain ponsel karena sedang saling membalas pesan dengan seseorang
Lelah karena tak kunjung di setujui oleh orang itu, akhir nya Azura menyerah dan langsung membanting ponsel nya karena teramat kesal
"Awas aja lo ntar!" Geram Azura
Sedangkan Alesha terkejut dengan Azura yang membanting ponsel nya begitu saja dan geraman dari Azura
Alesha menatap nanar ponsel edisi terbatas itu, lalu menatap Azura yang masih berwajah kesal
"Lo kenapa lagi sih? Marah nya baru keliatan karna Deron selingkuh?" Tanya Alesha
Azura menggeleng, "Bukan, tadi gw suruh si Gerald kasih makan ikan cupang gw tapi ga mau. Ya kesel lah gw nya, ntar kalau ikan gw mati gimana?" Tanya Azura menatap melas Alesha
Jangan tanya bagaimana keadaan Alesha sekarang, "Emang yah, kalau mau temenan sama lo itu harus kuat mental." Lirih Alesha
Alesha seakan ingin resign menjadi sahabat Azura, bayangkan hanya karena seekor ikan cupang yang harga nya sepuluh ribuan. Azura rela membanting ponsel nya yang Alesha ketahui bahwa ponsel itu adalah edisi terbatas karena dia pun juga memiliki nya
Alesha sangat penasaran tentang apa yang ibu Azura idamkan saat sedang hamil Azura, apakah ibu Azura juga ngidam seblak durian sama seperti ibu ibu di novel yang Alesha baca
"Kasian ikan cupang gw, pasti udah mati karna tiga hari ga di kasih makan." Lirih Azura dan masih bisa di dengar oleh Alesha
"Tiga hari? Kenapa lo ga kasih makan njir?" Tanya Alesha tak percaya
"Takut, entar tangan gw yang di gigit gimana?" Tanya Azura balik pada Alesha
Alesha sudah merosot kan bahu nya lelah dengan tingkah unik Azura
"Lo takut sama ikan kecil itu, lah trus sama buaya kenapa ga takut sayang?" Tanya Alesha frustasi
"Buaya ga serem kok, apalagi buaya peliharaan gw. Malah gw liat nya imut banget lagi, mau liat ga? Kan lo ga pernah kenalan sama buaya gw." Ucap Azura yang malah mengajak Alesha untuk bertemu dengan buaya piaraan nya
Lagi, Alesha kembali di buat depresi dengan Azura, "Kasian gw sama tu buaya, berasa harga diri nya di ilangin sama ni bocah." Lirih Alesha
Baru saja Azura ingin membalas perkataan Alesha, ponsel Alesha tiba tiba berdering menandakan sebuah panggilan masuk
"Yeoboseyo?" Tanya Alesha sok ala Korean
"Sok iye lo babi! Cepetan masuk, bu Rani bentar lagi masuk." Ucap pria yang menelfon Alesha yang bernama Gara lalu menutup sambungan telfon nya begitu saja
"Anak monyet!" Umpat Alesha lalu berdiri menarik tangan Azura
"Kelas bu Rani?" Tanya Azura
Alesha hanya mengangguk, "Ga ah, gw mau bolos aja." Ujar Azura
"Inget kan bu Rani siapa? Mau tugas skripsi lo makin di susahin?" Tanya Alesha
Azura dengan cepat menggeleng, "Buruan ayo!" Ajak Azura dan berlari dengan tangan masih mengenggam tangan Alesha
Alesha yang tak siap hmpir saja terjungkal jika pertahanan tubuh nya tak cepat, "Pelan pelan b*****t!" Umpat Alesha
Dengan mereka yang di juluki sebagai ratu dan primadona kampus tentu banyak mata yang mengarah ke arah mereka, walaupun sedang lari seperti itu saja tetap cantik apalagi jika kedua gadis itu menebar pesona
Sudah di pastikan seisi kampus akan mengejar ngejar mereka
******
"Sayang, besok pagi kamu ga ada kelas kan? Besok pagi aku mau ngenalin kamu ke daddy aku." Ucap Deron pada Clara
Clara yang mendengar itu pun senang bukan main, ayolah siapa yang tak senang berada di posisi nya sekarang. Deron adalah anak konglomerat, siapa yang tak akan senang berada di posisi nya
"Tapi daddy kamu bakal nerima aku kan? Trus gimana sama Azura?" Tanya Clara
Clara sebenar nya agak was was dengan Azura, dulu nya Clara adalah sahabat Azura sedari kecil tapi saat mulai beranjak dewasa diri nya tak pernah lagi berteman dengan Azura karena merasa iri dengan Azura
Dan Clara sangat tahu bagaimana watak asli Azura, Clara hanya takut Azura akan balas dendam pada nya
Deron memegang lembut tangan Clara, "Kamu tenang aja, daddy bakal nerima kamu. Dan masalah Azura, biar aku yang urus." Ucap Deron menenangkan Clara
Clara pun tersenyum lembut dan di balas pula oleh Deron, dan entah siapa yang memulai kini bibir mereka sudah menyatu dan saling melumat tak sadar di mana mereka berada
"Entah bagaimana bisa pria itu punya anak seperti nya." Lirih seseorang yang berada tak jauh dari tempat Clara dan Deron
TBC
See you next chapter yeorobun… . . .