{03/KESEPAKATAN TERJALIN}

1075 Kata
"Saya terima permintaan kamu, tapi dengan satu syarat. Selama tiga bulan itu kamu tidak boleh dekat dengan pria lain dan juga kamu harus nurut sama saya." Ucap Denzel "Mana bisa gitu om, ini kan cuma pura pura kenapa harus sampe segitu nya si!" Sahut Azura tak terima dengan syarat yang di berikan Denzel "Simpel saja, jika kamu menurut kamu akan menjadi ratu selama tiga bulan itu dan jika kamu membangkang maka kamu akan jadi pelayan saya." Ucap Denzel "Itu terserah kamu, apa kamu bisa tenang melihat mantan kamu bahagia sedangkan kamu yang hanya bisa memendam dendam kamu." Lanjut Denzel menghentikan Azura untuk berbicara "Jadi bagaimana, deal?" Tanya Denzel "Oke deal." Akhir nya kesepakatan pun terjadi "Besok Deron akan membawa pacar baru nya ke rumah, jadi kamu tahu harus apa bukan?" Tanya Denzel Azura tersenyum kecil, "Saya harap om bisa peranin peran om sebaik mungkin." Ucap Azura "Oh iya, om mau apa?" Tanya Azura "Tidak ada, saya hanya ingin kamu memenuhi syarat yang saya berikan jika kamu ingin rencana kamu berhasil. Kalau begitu saya pamit." Ucap Denzel dan berlalu pergi meninggal kan restoran Azura tersenyum kecil di tempat nya, "Gw tau ini gila tapi cukup nyenangin juga." Ucap Azura pelan "Huh, kok bisa orang yang umur nya udah tiga puluh enam masih bisa seganteng itu?" Lirih Azura ****** "Menarik." Lirih Denzel Kini Denzel sedang mengendarai mobil nya setelah keluar dari restoran tadi, Denzel sebenar nya cukup terkejut dengan tindakan gila Azura. Yah diri nya sadar bahwa diri nya tampan, bahkan sampai anak di bawah umur sekalipun akan siap menjadi kekasih nya Tapi ini Azura, Azura Ziana Greyson. Gadis yang terkenal dengan sifat bar bar dan hiperaktif nya tapi memiliki segudang bakat di balik semua itu, dan lagi Azura adalah gadis yang penuh keanggunan dan penuh wibawa jika sedang dalam mode serius. Dan dari yang Denzel ketahui, Azura sangat menyukai Deron Tak di sangka bahwa Deron berani selingkuh dari gadis seperti Azura, Denzel tidak akan terkejut jika Deron hancur karena rasa sakit Azura. Tapi yang membuat Denzel terkejut adalah rencana gila dan cukup unik yang di lakukan Azura Tapi di balik semua itu, entah kenapa Denzel malah merasa bersemangat untuk melakukan ini semua walaupun hasil dari tindakan nya kali ini akan menghancurkan putra nya entah sampai putra nya itu akan menjadi apa Denzel tersenyum tipis dan tanpa sadar malah membayangkan wajah cantik Azura apalagi wajah Azura saat menatap memohon pada diri nya. Tanpa sadar saat itu jantung Denzel berdegup lebih kencang dari biasa nya Denzel segera menggeleng kan kepala nya berusaha memindah kan Azura dari pikiran nya, Denzel mencari ponsel nya dan segera menelfon Brian sekretaris nya sekaligus orang kepercayaan nya "Buat kan janji temu dengan dokter Chandra sekarang." Ucap Denzel saat sambungan telfon nya tersambung Dan tanpa menunggu jawaban Brian, Denzel segera menutup sambungan telfon nya ***** "Lo lagi jatuh cinta bro, bukan nya kena penyakit jantung." Ujar Chandra, dokter pribadi Denzel sekaligus sahabat masa kecil Denzel "Jatuh cinta?" Tanya Denzel memastikan "Hm, jatuh cinta pada pandangan pertama. Kalau lo ga percaya coba buktiin aja sendiri." Ucap Chandra Denzel terdiam merasa Chandra sedang berbohong pada nya, "Btw, siapa tu cewe? Orang mana? Daun muda atau daun tua nih?" Tanya Chandra dengan di selingi tawa yang cukup keras Karena merasa ini sangat lucu, sudah hampir tiga puluh tujuh tahun Chandra bersahabat dengan Denzel. Untuk pertama kali nya Denzel menunjukkan gejala sedang jatuh cinta, entah gadis mana yang bisa meruntuhkan sifat es Denzel apalagi pada pandangan pertama "Lo ga perlu tau." Ucap Denzel lalu tanpa pamit keluar dari ruangan Chandra, meninggal kan Chandra yang sudah tertawa terbahak bahak **** "Yes! Yes!" Sorak Azura kegirangan Bahkan kini diri nya sudah lompat lompat tak jelas di tengah parkiran resto, dan kini entah ada berapa pasang mat yang melihat ke arah diri nya. Tapi di Azura, Azura tak pernah peduli pada hal hal seperti itu Azura pun memasuki mobil nya, kini hati nya sedang merasa bahagia. Azura mengirim kan pesan kepada Alesha untuk segera bertemu di Black Bar, Azura akan mengajak Alesha untuk mabuk mabukan malam ini Sebenar nya Azura tak berharap banyak pada Denzel bahwa pria itu akan langsung menerima permintaan nya, Azura awal nya berfikir bahwa diri nya akan memohon mohon pada Denzel baru pria itu akan menyetujui nya Tapi ternyata tidak, Denzel malah langsung menyetujui nya hanya dengan sebuah syarat, yah walaupun Azura benci dengan syarat itu tapi Azura akan melakukan semua nya demi menghancur kan Deron Mulai dari besok hidup Deron akan mulai terganggu karena Azura dan Azura sangat menantikan hal itu Azura juga sebenar nya merasa heran dengan Denzel, bagaimana bisa pria itu menyetujui nya walaupun sudah tahu apa yang akan terjadi pada putra nya Azura merasa curiga dengan tindakan Denzel, apa hubungan kedua nya sedang tidak baik? Tapi tidak mungkin bukan jika hanya karena permasalahan antara ayah dan anak, Denzel sampai berbuat sejauh ini? Merasa kecurigaan nya semakin besar, Azura segera menelfon Rafael, tak lama panggilan nya pun di angkat "Cari semua tentang Denzel dan juga Deron, lakukan apapun untuk bisa terus menggali identitas mereka berdua." Ucap Azura "Tapi nona, bukan nya saya sudah mengirim kan file nya kepada nona?" Tanya Rafael "Ya, tapi aku rasa ada yang kamu lewatin, cari dengan betul. Lakukan apapun agar bisa mengetahui nya." Ucap Azura "Baik nona." Balas Rafael Azura pun menutup sambungan telfon nya dan langsung melajukan mobil nya menuju Black Bar Setelah menempuh jarak selama dua puluh menit, akhir nya Azura pun sampai di bar tempat di mana diri nya dan Alesha akan bertemu Alesha sudah berada di dalam menunggu Azura, Azura oun segera masuk ke dalam bar dan melihat punggung Alesha yang sudah meneguk minuman nya Azura oun berjalan mendekati nya dan langsung duduk di samping Alesha, tak sengaja mata Azura melihat paha Alesha yang terekspos bahkan kini sudah ada beberapa mata p****************g yang menatap lapar Alesha Azura segera melepas mantel bulu nya dan memasang kan nya tepat di paha Alesha, "Kalau make baju gini seenggak nya bawa jaket atau apa kek biar bisa nutupin paha lo." Ucap Azura menasihati Alesha Alesha hanya tersenyum menatap Azura, jika dalam mode begini entah kenapa Azura lebih berkali kali lipat terlihat cantik. Bahkan Alesha sebagai perempuan pun mengaku bahwa diri nya menyukai Azura seandai nya saja diri nya adalah pria "Jadi gimana? Berhasil?" Tanya Alesha "Hm, siapa sih yang bakal nolak gw." Ucap Azura pede walaupun itu benar "Emang rencana lo apa sih?" Tanya Alesha yang masih belum mengetahui rencana gila Azura TBC See you next chapter
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN