Di dalam kamar yang kini dihuninya, Asri semakin gelisah. Entah apa yang membuat wanita itu semakin gelisah tidak menentu. Ada yang menyesak di dalam hati Asri tatkala membayangkan malam pertama Rayhan bersama Aulia di dalam kamar mereka. Berkali-kali gadis itu berusaha memejamkan matanya, namun mata itu tak jua kunjung terpejam. Ya Allah ... apa-apaan ini, pserasaan apa ini? Tidak! Jangan! Jangan ada ruang untuk Rayhan di hati ini. Jangan ... Asri terus saja berperang dengan hatinya. Menangis, hanya itu yang bisa Asri lakukan saat ini. =========== WARNING!! MENGANDUNG PART 21+, BIJAKLAH DALAM MEMBACA. =========== Di tempat yang berbeda, Rayhan semakin mengapit erat tubuh istrinya. Pergumulan bibir itu semakin menjadi-jadi. Perlahan, Aulia pun mulai bisa menyesuaikan dirinya mengik

