Alesha segera mendorong tubuh Andre hingga menjauh darinya. Gadis itu benar-benar malu pada Miko, Aan dan Dika—personil trio rempong yang selalu setia menjadi pengawal Andre. “Cieee ... Alesha nggak usah malu-malu gitu lah. Kalau Alesha mau mencoba sensasi yang berbeda, Miko mau kok jadi sukarelawan, hehehe.” Miko tertawa renyah. Giginya kembali berkilauan terkena pantulan sinar rembulan. Aan memukul kepala Djatmiko, “Hush ... mau lu di gampar ntar sama Andre, ha?” Djatmiko menunduk seraya memainkan ke dua ujung jarinya, “Miko’kan hanya bercanda. Jangan marah ya Aa Andre ... Kali aja’kan Alesha ingin coba sensasi yang lain gitu’kan? ‘Kan Miko beda dari yang lainnya?” Djatmiko kembali tersenyum lebar. “Diem nggak lu, sekali lagi lagi lu ngoceh nggak jelas, gue yang bakal gampar elu.” Aa

