Aku benar-benar hampir tidak dapat menahan diri ketika mendengar ucapan Zhang Yuqian. Siluman nakal ini hebat sekali dalam menggoda orang. Setiap ucapannya tidak jauh mengenai hubungan intim dan membuatku sangat terangsang. Namun, aku masih berusaha menahan diri. Jika aku tidak segera pergi, Hu Xiaoli bisa-bisa akan terbangun dan akan mustahil bagiku untuk bisa pergi dari sini. Aku mengikat Zhang Yuqian dengan erat, lalu mencari celana dalam untuk menyumbat mulut wanita itu. Alih-alih merasa jijik, wanita di hadapanku itu malah semakin bersemangat. Aku tahu bahwa dia akan merasakan kenikmatan yang lebih besar lagi bila aku memukulnya. Di saat yang sama, aku juga merasa merinding, lalu mencari sesuatu yang dapat digunakan untuk menutup mata Zhang Yuqian. Setelah selesai melakukan semuanya

