Tak disangka dewi fortuna mempertemukan kami di sini secara tidak sengaja. Kakak Liu menoleh ke belakang dan kebetulan menatapku. “Ayo Nona, di toko hari ini hanya ada satu ahli pijat saja. Karena itu jika kamu ingin dipijat, kamu hanya bisa ikut denganku saja!” Melihat sikap kakak Liu yang cuek membuat He Lin menjadi sedikit cemas. Kakak Liu menunjuk ke arahku dan berkata, "Apakah dia juga seorang ahli pijat?" He Lin terkejut dan mengangguk tak berdaya. "Kalau begitu, aku ingin dipijat oleh dia saja!" He Lin mengangguk dengan ekspresi pucat pasi. Siapa yang menyangka, ketika semuanya telah selesai dia persiapkan dan dia tinggal duduk menunggu hasil, dia akan bertemu denganku, membuat semua persiapan yang telah dia lakukan sia-sia. Sebenarnya, aku sangat ingin u

