Khavi tidak bisa berhenti tersenyum. Khavi kini sudah benar-benar yakin kalau ia sudah jatuh hati pada sosok Febby. Berhasil mengenggam erat tangan Febby lagi dan mengajaknya nonton bersama ternyata berefek besar padanya. Interaksi yang jelas berbeda membuat hati Khavi benar-benar merasa luar biasa bahagia dan sesungguhnya Khavi tidak ingin melepas tangan munggil milik Febby. Tadi dengan mengumpulkan semua keberaniannya, Khavi akhirnya kembali menggenggam tangan Febby dengan sengaja. Ia mengajak Febby untuk nonton film dan sesungguhnya jantung Khavi berdegup kencang padahal ia hanya menggengam tangan Febby. Ketika genggamannya dan Febby terlepas ada perasaan tidak rela menyelusup ke dalam hati Khavi namun Khavi berusaha menahan diri. Saat film berlangsung, Khavi disusupi rasa bersalah

