54

1054 Kata

Setelahnya kepala suku pergi, kecuali yang tadi pergi dengan sang Patih juga anak laki-laki yang ikut bersamanya, mereka masih diam duduk tanpa berani mengangkat kepala. “Sekarang katakan, apa kamu tahu siapa yang membuat benda ini?” sang Ratu menatap anak tersebut sambil tangan menunjuk robot kucing di atas meja. Sang anak melangkah melihat, meneliti, dan juga meraba semua yang berhubungan dengan bodi kucing yang ada di depannya. “Ini memang sihir kita yang digunakan, tapi peralatan ini bukan milik kita.” Patih dan Ratu saling menatap. “Apa maksudnya?” “Maafkan hamba Ratu, menurut hamba semua yang ada di bodi kucing ini bukanlah milik Negeri kita. Karena yang saya tahu, semua di tempat kami tidak ada orang yang akan menggunakan bahan seperti ini, sebab orang itu harus mengeluarkan b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN