Roro membantu dayang senior berdiri dan memerintahkan semua dayang yang ada di depannya untuk berdiri, sebab itu terasa risi dan tidak enak hati. Dia tadi bukannya mau mengusir semua dayang yang ada di belakangnya, tapi hanya memberikan saran takutnya mereka merasa kesal, jenuh, dan capek sebab terus saja mengikuti dirinya yang tidak mau diam. “Kami akan terus mengikuti Ratu karena itu sudah jadi sumpah kami untuk setia pada Anda. Jadi jangan pikirkan kami yang hanya seorang dayang ini.” Ucap salah seorang dayang yang langsung di iring tangis semuanya sebab mereka merasa tersanjung dengan apa yang Roro katakan. Baru kali ini ada yang peduli pada keadaan mereka setelah Ratu Lotus meninggal. Roro tersenyum melihat dan mendengar apa yang mereka katakan, apalagi mereka menyamakan dirinya

