Roro duduk di bawah pohon besar yang menjulang tinggi tapi berdaun lebat. Sehingga bisa menghalangi sinar matahari yang hari itu lumayan panas. Tetapi di bawahnya udara sejuk banget. Mungkin kalau bisa Roro akan tidur di bawah situ karena saat ini waktunya dia istirahat dari pekerja yang kadang menguras otak dan pikirannya sebab atasannya hari ini begitu mempersulit pekerjaannya. “Aaah ... andai bisa bolos dan tidur, akan aku lakukan hari ini di bawah sini.” Roro menjatuhkan tubuh di hamparan rumput liar yang sudah di pangkas rapi oleh pekerja kebun. Pikiran Roro kembali pada kejadian satu jam yang lalu. Kejadian itu sama persis dengan kejadian satu tahun yang lalu ketika awal-awal dia masuk kerja di tempat Pak Wahyu bosnya yang dahulu. Kejadian itu menjadikan salah satu temannya tahu

