Tempat Untuk Pulang

2162 Kata

"Reyhan pernah ke sini?" "Gak ada, abang." "Mungkin dia belum berhasil menemukanmu." "Aku kira abang memberitahunya." "Gak lah. Gak mungkin abang akan melakukan itu. Kalau ia ingin menemuimu, maka dia yang harus mencarimu sendiri." "Tapi dia bertanya pada abang?" "Bukan abang, tapi bang Vier." Rheina mengangguk-angguk. Mereka jalan-jalan sore di sekitar gedung apartemen. Ya tentu saja tak berdua. Ada Rafa yang berlarian. Tapi dibiarkan sambil diawasi juga. "Kamu masih ingin menemuinya?" "Yang terakhir kali pun sudah cukup lah, bang." "Dia mungkin sudah ingat tentangmu. Mungkin juga ingin kembali--" "Aku tidak ingin membicarakan itu, bang." Rasydan terdiam. "Aku gak tahu apa yang akan terjadi nanti. Tapi cukup lah. Gak ada perempuan yang gak sakit, ditinggal begitu aja, bang.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN