[Kamulah penyebab papa Bayu meninggal. Jika kamu tidak kabur, papa Bayu masih ada. Lebih baik, kamu pergi dari hidup Bayu, agar dia tidak merasa bersalah selamanya.] Fahira menghela nafas. Pesan itu dari nomor asing. Fahira tidak tahu siapa yang mengirimnya. Apa mungkin dari keluarga Bayu? Rasanya tidak. Meski Fahira sakit hati dengan perlakuan mertuanya yang mendukung Bayu mendua, namun, rasanya mereka tak setega itu mengirimkan tuduhan padanya. Buat apa? Toh, dia juga sudah pergi menjauh. Pasti ada pihak lain. Namun siapa? Fahira tersenyum getir. Kepalanya menggeleng. Apakah seseorang yang merasa tak mampu berbagi hati dengan Bayu yang telah mengirimkannya? Tanya Fahira dalam hati. Bisa jadi. Tak mudah berbagi. Bahkan, dirinya pun sampai saat ini belum rela terbagi. Meski entah me

