BAB 78: Hukuman

2176 Kata

“Apa kalian tahu tempat apa ini?.” Tanya Dana dengan tatapan tajam melihat Aric dan Calla bergantian. “Ini perpustakaan, tempat paling serius dan penting untuk semua aspek karena di sini tempat buku dan reperensi semua pelajaran yang di butuhkan. Tempat ini adalah tempat belajar, bukan tempat orang-orang pacaran.” Pelotot Dana hampir menggebrak mejanya. Calla tertunduk begitu malu dan takut. “Maafkan saya madam.” Ucap Calla dengan terbata. Dana membuang napasnya dengan berat dan bersedekap menatap Calla yang gemetar. Dana sudah kenal Calla karena gadis itu salah satu mahasiswa yang paling aktif belajar dan meminjam buku perpustakaan, terkadang sepanjang hari Calla ada di perpustakaan untu belajar. “Kau, aku sangat mengenalmu sebagai gadis yang baik dan lugu. Kenapa bisa kau tergoda oleh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN