29.Lucu

2011 Kata

Ayaz mempercepat langkahnya menghampiri Sabrina yang berdiri memandang kearah Ayaz. Ayaz yang terlalu bersemangat langsung memeluk Sabrina erat, sedangkan Sabrina mengerjabkan matanya merasakan pelukan hangat dari Ayaz yang membuatnya bingung. Mengapa Ayaz bertingkah seperti tidak biasa batin Sabrina. Seperti tidak ingin melepas dekapannya Ayaz meraba punggung Sabrina mengelusnya sayang sesekali memegang kepala Sabrina dengan mengucapkan kata maaf yang lirih terdengar oleh Sabrina. Ayaz menundukkan kepalanya mencium harum tubuh Sabrina di lekuk lehernya meskipun tertutup kerudung, tapi Ayaz bisa merasakan wangi lembut dari tubuh Sabrina, membuat Sabrina merasakan jantungnya yang berdebar melebihi ritmenya, ia merasakan tubuhnya meremang dengan perlakuan Ayaz, apalagi tangan pria itu yang m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN