62.Kamu Dimana

1761 Kata

Sabrina tersadar dari pingsannya merasakan jarum infus yang masih terpasang pada pergelangan tangannya. Ia mengerjabkan matanya karena sinar lampu ruangan tersebut membuatnya menjadi silau. Sabrina membuka matanya secara perlahan lahan lalu melihat ibunya serta mertuanya tengah menunggu Sabrina disana. Sabrina memegang perutnya lalu menangis takut. "Maa," panggilnya pada sang Mama membuat kedua wanita itu menoleh memandang Sabrina. Siska berjalan mendekati Sabrina dan di ikuti oleh Hilda. "Kamu sudah sadar Nak?" Siska duduk de sebelah Sabrina yang terlihat menangis. Siska memberi air minum untuk Sabrina yang terlihat haus. "Kenapa?" tanya Siska yang merasa heran melihat Sabrina menangis. "Bagaimana dengan kandungan Sabrina Ma? Apa dia masih ada disini?" ucapnya sembari menangis dengan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN