Sam tidak henti mendaratkan kecupan demi kecupan pada wajah sang istri ketika keduanya hendak menyambut malam. Sudah berbalut selimut dan tinggal bersiap untuk terlelap. “Besok lembur lagi?” tanya Jin membiarkan Sam melakukan apapun yang pria itu inginkan. Sejujurnya, ia pun menyukai jika Sam bersikap seperti ini kepadanya. “Lembur.” Sam menghentikan kegiatannya sejenak. Tapi tangannya masih saja memeluk Jin dengan erat. “Aku, dalam waktu dekat sepertinya mau pergi ke Jepang.” Jin menoleh dengan mengerutkan dahi. Maniknya mengerjab, lalu memasang wajah tidak suka dengan topik pembicaraan yang baru saja terlontar dari mulut Sam. Kenapa pria itu harus pergi ke Jepang, sementara kondisi Jin seperti ini? Tidak … Jin memang tidak sakit, tapi ia hanya butuh Sam untuk berada di sampingnya. Di

