Mengalah

1409 Kata

Tidur yang dilakukan Jin sedari pagi itu, akhirnya terganggu karena suara ketukan pintu. Jin membuka mata, lalu bangkit dengan perlahan. Beranjak dari tempat tidur dan segera membuka pintu. Jin sempat melihat jam dinding yang tanpa terasa sudah menunjukkan hampir pukul dua siang. Itu berarti, Jin telah melewatkan makan siangnya. Selain itu, Jin juga melewatkan konferensi pers yang diadakan Sam dan Eleanor. Entah apa hasilnya, setelah ini ia akan menyetel televisi dan mengulang tayangannya. “Mbak, ada ibunya di bawah,” kata sang pelayan setelah JIn membuka pintu kamarnya. “Ibu? Ibu saya?” tanya Jin memastikan lagi, karena orang tuanya memang belum pernah berkunjung ke rumah Sam sama sekali karena kesibukan mereka. “Iya, Mbak,” lanjut sang pelayan. “Beliau bilang ibunya Mbak Jingga, nama

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN