Masih ada dua jam untuk Naina mulai bekerja. Siapa yang sangka akan dibanjiri air mata di siang penuh kisah ini. Duduk bersandar dinding di dekat pintu yang masih terbuka. Bertukar cerita tentang segalanya yang Sandi sembunyikan bersama Nurmala. Wajah ceria dan sedikit bercanda itu hanyalah topeng dibalik kepahitan. Semuanya bermula di terminal kota. Seorang gadis datang dari desa tidak tahu arah memikat hati seorang Sandi. Berkali-kali mereka bicara dan saling membantu berujung memiliki rasa kasih sayang. Tidak tahu jika teman satu kelasnya menaruh kagum padanya sejak lama. Sandi tidak mengerti dari segi mana dia dikagumi diam-diam. Penampilan buruk, perekonomian sederhana, pekerjaan kecil dan sedikit pintar yang baik padanya. Nurmala memberanikan diri mengatakan perasaannya saat S

