"Akh...Na...bangun Na! maaf...maafkan aku, aku nggak tahu jika kamu alergi telur...Na! kamu nggak bilang juga sebelumnya! mana aku bisa tahu!" teriak Rama disana dengan suara parau hampir tertelan. Dan tanpa pikir panjang lagi, Rama segera membopong tubuh gadis itu membawanya menuju kerumah sakit saat itu juga. Tepat pukul sembilan malam saat itu, Nana belum juga sadarkan diri, namun Dokter bilang bahwa semua sudah baik-baik saja. tanpa sadar, ponsel Rama bergetar lalu berbunyi, segera saja Rama membawanya keluar dari dalam ruangan agar tidak mengganggu Nana dan mengangkat panggilannya, karena panggilan itu dari anak gadisnya. "Sayang...maaf papa belum bisa pulang...kamu tidak apa-apa kan dirumah sendirian?" tanya Rama pada sang putri. "Apa terjadi sesuatu pah? aku nggak apa-apa kok...

