Nana memilih satu baju secara acak begitu saja dan membawanya masuk begitu saja tanpa protes. Tanpa melihat model yang ia bawa. Hingga ia sudah melepas semua pakaian yang melekat ditubuhnya dan tersisa dalamannya saja. Hingga ia berniat akan mengenakan baju yang ia bawa masuk tadi, namun nyatanya pakaian itu bagian atasnya terlalu minim dibagian belahan dadanya serta punggungnya. "Kenapa aku harus memilih pakaian yang seperti ini sih?" ucap Nana dalam hatinya. Ia merasa sial saja saat itu. Hingga perlahan Nana mengenakannya dan keluar dari dalam ruang ganti dengan pakaian yang sengaja ia tutupkan dibagian d**a sampai punggungnya. Rama yang melihatnya hanya bisa sedikit terkikik. Lalu lelaki itu bangkit dari duduknya dan mendekat kearah deretan pakaian, lelaki itu memilihkan satu gaun deng

