Warung Remang-remang

1159 Kata

Dengan alasan belajar bersama, Nurul pada sore menjelang malam itu diam-diam pergi menemui Mami di café miliknya, Sarang Rindu. Sebuah café remang-remang di daerah yang kumuh pada sudut Jakarta. Mami Kartika memang menjalankan bisnis sebagai perantara bagi yang membutuhkan wanita panggilan yang sifatnya mobile. Namun ia juga punya tempat bagi para wanita atau gadis yang tak begitu ‘laku’ karena masalah penampilan fisik yang seadanya. Café miliknya yang memang lebih tepat disebut warung remang-remang memang sekaligus menjadi tempat bagi empat wanita seperti itu. “Mami ingin kamu sekali-sekali ke tempat ini juga,” kata Mami menjelaskan alasannya meminta ia datang ke sana. “Café ini mulai sepi pelanggan. Jadi, dengan adanya kamu diharapkan bisa bikin tempat ini rame lagi. Jangan kuatir soal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN