c h a p t e r 4 6

4024 Kata

“Dila,” sapa Delo hangat. “Apa kabar?” Mendengarnya, Dila tidak langsung menjawab. Alih-alih bicara, perempuan itu justru melepas cengiran kecil. Matanya menatap sosok Delo di seberang sana dengan kilatan-kilatan tak terdefinisi. “Baik,” jawab Dila akhirnya. Tersenyum ringan. “Sendirinya?” Delo balas tersenyum. Lembut.  “Enggak pernah sebaik ini.” Ÿ Ÿ Ÿ*** “Dila! Lo di mana sih? Acaranya udah mau mulai!” Dila meringis mendengar suara melengking Vani di seberang sana. Perempuan itu menjauhkan ponselnya dari telinga sejenak, lalu membungkuk untuk membetulkan tali heels-nya. “Iya ini lagi di jalan, sebentar lagi nyampe, kok.” “Dari tadi lagi di jalan mulu, kapan nyampenya? Ini pengantin cowok nanyain lo mulu.” Dila tertawa. Setelah membetulkan tali heels-nya sebentar, perempuan itu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN