c h a p t e r 1 4

1467 Kata

“Ya udah, biar gue yang ambil.” Delo kembali berbalik ke koridor, pergi ke ruang guru untuk menemui Chandra yang sedang menghadap Bu Mar. Saat ini lingkungan sekolah tampak sepi. Maklum, bel tanda pulang sudah berbunyi sejak dua jam yang lalu. Delo menyusuri koridor utama yang lengang sambil sesekali celingukkan, mencari-cari keberadaan Chandra. Barangkali cowok itu sudah keluar dari ruang guru , lalu saat ini tengah keliaran di koridor. Mendadak, begitu Delo berjalan melewati taman sekolah, terdengar suara tawa seseorang. Cowok itu refleks berhenti. Matanya menatap sekeliling dengan bingung. “Yaaa gue pengen tau aja. Soalnya ada dua kemungkinan kenapa lo bisa kesel sama temen lo itu.” Kening Delo makin berkerut dalam. Tidak ada murid sama sekali di sekitar. Lantas, yang barusan bicar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN